You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
60 Alat Berat Sudah Beroperasi di TPST Bantar Gebang
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

60 Alat Berat Sudah Beroperasi di TPST Bantar Gebang

Dinas Kebersihan DKI Jakarta menambah alat berat di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. Ini untuk mengoptimalkan pengelolaan TPST Bantar Gebang secara swakelola.

Alat berat ini menambah kekuatan 15 armada alat berat yang sebelum telah ada di TPST. Sehingga total kami mengunakan 60 alat berat

Penambahan ini ditargetkan dapat mengurai antrean dan memangkas waktu tinggal (dwelling time) truk sampah saat membuang sampah di tempat pengolahan sampah terbesar di Indonesia tersebut.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, pihaknya melakukan pengadaan sebanyak 45 alat berat untuk penanganan sampah di TPST Bantar Gebang. Pengadaannya mengunakan APBD Murni dan Perubahan 2016.

DKI Fokus Pada Manajemen Transisi TPST Bantar Gebang

Rinciannya, kata Adji, alat berat berjenis Eskavator sebanyak 18 unit, 14 unit Dozer, 2 unit Eskavator Long Arm, 6 unit Wheel Loader dan 5 unit Refuse Compactor.

“Alat berat ini menambah kekuatan 15 armada alat berat yang sebelum telah ada di TPST. Sehingga total kami mengunakan 60 alat berat di TPST Bantar Gebang. Semuanya sekarang sudah beroperasi,” kata Adji, Minggu (27/11).

Adji menjelaskan jumlah total alat berat yang digunakan unitnya saat ini sudah sama dengan jumlah alat berat yang digunakan pengelola swasta sebelumnya.

Kepala Unit Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (UPST) Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Asep Kuswanto menambahkan, unit yang dipimpinan berupaya memperbaiki mengelola TPST Bantar Gebang. Pemprov DKI Jakarta, kata Asep, melakukan pengambil alihan (take over) pengelolaan TPST pada Juli 2016 dari pihak ketiga,  karena sebelumnya pengelolaan TPST Bantar Gebang dinilai tidak optimal.

“Saat ini, kami  sudah melakukan penambahan alat berat, perbaikan jalan di dalam TPST, perbaikan instalasi pengelolaan air sampah, dan membangun pencucian mobil. Yang terpenting kami akan menerapkan standar sanitary landfill yang benar,” tandas Asep.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4559 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2951 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1763 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1743 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1725 personNurito